INDEX BERITA
Suara-Muslim, Jakarta -- Menteri Agama RI H Lukman Saifuddin menyatakan permohonan maaf atas lolos cetaknya Buku Guru SKI MTs Kelas VII yang mengandung isu SARA. H Lukman mengeluarkan pernyataan tanggung jawabnya. Di hadapan publik, ia menginstruksikan segenap jajaran Kemenag di seluruh tanah air untuk menarik kembali buku itu dari peredaran.

“Saya mohon maaf sebesar-besarnya atas keteledoran tersebut,” demikian Menteri Agama melalui akun Twitternya menanggapi akun Twitter Aswaja TV yang melansir berita NU Online bertajuk 'PBNU Kecam Penghinaan Tradisi Ziarah di Kurikulum Madrasah', Rabu (17/9) petang.

Meskipun penulisan buku yang melukai perasaan umat beragama itu ditangani oleh tim dari Ditjen Pendis, H Lukman Hakim Saifuddin mengaku dirinya lalai. Secara terbuka ia mengatakan, “Saya yang bertanggung jawab. Buku tersebut telah ditarik.”

Demikian pernyataan H Lukman Saifuddin pada akun Twitternya dengan menyebutkan akun Twitter Rais ‘Aam PBNU KH Mustofa Bisri, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, NU Online, dan Twitter Aswaja TV. (Alhafiz K)

Source NU Online
Makassar, -- Selasa (9/9), H Muhammad Jusuf Kalla (JK) berkunjung ke Kantor Pengurus Wilayah NU (PWNU) Sulsel dan Universitas Islam Makassar (UIM) untuk pertama kali pasca penetapan Mahkamah Konstitusi sebagai wakil presiden terpilih mendampingi H Joko Widodo.

JK yang tiba di kantor PWNU Sulsel, Makassar, pada pukul 14.30 WITA disambut hangat oleh Rais Syuriyah PWNU Sulsel Anregutta KH Sanusi Baco, Rektor UIM Andi Majdah M Zain, beserta segenap pengurus syuriah, pengurus tanfidziah, dan civitas akademika UIM.

Dari puncak lantai 5 Kantor NU Sulsel, JK juga meninjau pembangunan UIM dan mengaku kagum atas kepemimpinan NU Sulsel kali ini, termasuk sang rektor, Andi Majdah.

Andi Majdah yang juga ketua pembangunan UIM melaporkan beberapa kemajuan NU dan universitas yang dipimpinnya. “Mahasiswa yang kami bina saat ini tiap tahun mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, bahkan kali ini ada sekitar 8000 mahasiswa yang kami bina,” katanya.

Perkembangan salah satu kampus unggulan NU tersebut, menurutnya, tak lepas dari komtmen pembangunan Trimatra yang meliputi Nahdlatul Ulama Sulsel, Yayasan Perguruan Tinggi Al Gazali, dan Rektorat. Andi Majdah juga menegaskan, pembangunan baik secara fisik dan mental akan terus dilakukan.

“Dan tentunya kedatangan Bapak Jusus Kalla sebagai orang yang pernah menjabat Ketua Yayasan Al Gazali dan saat ini menjadi Ketua Dewan Penyantun Yayasan Al Gazali Universitas Islam Makassar bisa membawa berkah untuk kemajuan NU dan UIM ke depannya,” tuturnya disambut senyum dan anggukan JK.

JK yang masih berstatus Mustasyar PBNU ini berharap, NU dan Universitas Islam Makassar ke depan memperbanyak ibadah sosial, agar keduanya betul-betul menjadi lokomotif perubahan masyarakat Sulawesi Selatan. Pembangunan infrastruktur dan fasilitas Kantor NU dan UIM yang terus berlangsung akan berfungsi baik, ketika keduanya memberikan sumbangsih yang rill di tengah masyarakat.

“NU dan UIM ke depan mesti mengembangkan pusat-pusat pendidikan, agar NU mampu menjadi perubahan sosial di tengah masyarakat,” katanya sembari menegaskan, ia siap membantu apa yang menjadi kekurangan dari Nahdlatul Ulama, Yayasan Al Gazali dan Universitas Islam Makassar.

Sumber: nu.or.id
Pontianak -- Puluhan pelajar dan sejumlah mahasiswa mengikuti dialog terbuka bertema Mengantisipasi Gerakan Radikalisme Menuju Generasi Muda Hakiki di rumah dinas Wakil Walikota Pontianak, Selasa (9/9). Dialog yang difasilitasi IPNU-IPPNU Pontianak ini melibatkan PCNU kota Pontianak, anggota DPRD Kalbar, dan Polres Pontianak.

Ketua IPNU Pontianak Syamhadi dalam dialog ini mengatakan, pelajar NU menolak kehadiran paham dan gerakan Islamic State of Iraq and Syiria di bumi Khatulistiwa ini. “Gerakan gerombolan ekstrem ini dapat mematikan masa depan bangsa.”

Sementara utusan Polres kota Pontianak Syarifah Salbiyah Assegaf mengajak peran aktif pelajar dan mahasiswa untuk menciptakan keamanan Pontianak. Salbiyah meminta para pelajar untuk tidak segan memberikan informasi ke pihak kepolisian perihal kehadiran gerakan-gerakan yang mengarah pada kekerasan.

Sementara Sekretaris IPPNU Kota Pontianak Mufadilah mengatakan, acara ini dikemas khusus bagi kalangan muda. Karena memang gerakan ISIS ini menyasar kepada anak muda.

“Kehadiran ISIS ini bukan lagi harus ditolak, tetapi juga dibumihanguskan agar kita sebagai generasi muda tidak terlena dengan pemahaman radikalisme,” tandas Mufadilah. 

Sumber: nu.or.id
Malang -- Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Malang Imam Sibaweh mengatakan tengah menurunkan tim untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya milisi Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kepada umat Islam. Pemahaman tersebut disampaikan dalam khotbah Jumat maupun pengajian rutin di masjid.

Tim bersebut beranggotakan ulama yang memiliki kapasitas memadai. "Waspadai dai yang membawa pengaruh paham Islam radikal," katanya di Malang, Ahad, 10 Agustus 2014. Jika ada khatib yang memberikan khotbah Jumat yang menyimpang-dalam arti merujuk pada gerakan Islam radikal atau pro-ISIS, harus diturunkan dari mimbar. Alasannya, agar masyarakat tak semakin bingung dan terpengaruh paham mereka.

Sementara Wali Kota Malang Mochammad Anton mengerahkan guru agama untuk menangkal pendukung ISIS. Sekitar 500 guru agama bakal dibekali pemahaman mengenai gerakan Islam radikal dan potensi acaman terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

"Pelajar berpotensi dipengaruhi untuk mendukung ISIS," kata Anton. Pembekalan dilaksanakan bakal dilaksanakan di SMA Negeri 1 Kota Malang pada 20 Agustus 2014. Pembekalan diberikan kepada guru agama mulai sekolah dasar sampai sekolah menengah atas.

Sejumlah kiai, polisi dan tentara akan memberikan pemahaman mengenai gerakan Islam radikal di Indonesia. Serta wawasan kebangsaan, persatuan, dan kesatuan. Selanjutnya, para guru agama wajib memberikan pemahaman kepada para pelajar, sehingga tak mudah dipengaruhi paham Islam radikal.

Usaha menangkal gerakan dukungan terhadap ISIS, katanya, lebih efektif dilakukan kepada pelajar. Agar mereka memiliki pemahaman yang sama mengenai agama dan ideologi negara. "Kami tak ingin kecolongan," katanya.

Sumber: tempo.co.id
Jakarta -- Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan ada upaya jahat yang disebarkan oleh kelompok Islamic State of Iraq dan Syria (ISIS) di Indonesia. Salah satunya yang terjadi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah.

"Upaya itu terang-terangan dilakukan oleh ISIS di lingkungan UIN antara lain dengan disebarkannya lowongan budak seks pemuas birahi bagi para jihadis ISIS agar bersemangat memerangi kafir," ujarnya.

Dia juga membeberkan ada sebuah pamflet yang disebar agar 'ukhti' yang melamar pemuas seks kelompok jihadis bisa menghubungi sekretariat ISIS Indonesia di Masjid Fathullah UIN Jakarta.

"Dalam pamflet ini disebutkan agar 'ukhti' yang mau melamar pemuas seks kelompok jihadis bisa menghubungi sekretariat ISIS Indonesia di Masjid Fathullah UIN Jakarta," bebernya.

Namun menurut peneliti terorisme Universitas Indonesia Ridlwan Habib, selebaran itu merupakan propaganda yang menyesatkan.

"Tidak ada jihad seks di Suriah. Apalagi mobilisasi wanita muslimah seperti publikasi itu," kata Ridlwan.

Menurut alumni S2 Kajian Stratejik Intelijen UI itu tidak ada satu pun ajaran 'jihad seks' dalam Islam. "Kalaupun ada selebaran itu, justru bisa menjadi bukti untuk melaporkan ke aparat hukum,karena merupakan hasutan jahat,"katanya.

Pihak UIN bisa melacak siapa yang membuat selebaran itu. Misalnya nomer telepon atau nama contact person di selebaran itu.

"Saya tidak yakin kelompok pro ISIS atau pro Daulah Islamiyah itu yang membuat. Mungkin fihak lain untuk tujuan fitnah," katanya.
Sementara Polri akan terus mencegah gerakan ISIS menyebar ke penjuru Indonesia. Terlebih setelah presiden menyatakan menolak gerakan ISIS, Kapolri langsung memberikan instruksi agar para Kapolda dapat dengan tegas langsung menindak pengikut kelompok tersebut.

"Kita lakukan langkah taktis dan teknis untuk mencegah sekaligus melakukan penegakan hukum yang tegas terhadap apapun yang terafiliasi melakukan pelanggaran hukum ISIS ini," kata Kapolri Jenderal Pol Sutarman di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (8/8).

Kapolri menyatakan dengan tegas akan membubarkan semua kegiatan yang berkaitan dengan gerakan ISIS.

"Ditolak, tidak hanya dibubarkan. Ditolak, jadi enggak boleh," sambung dia.

Pergerakan ISIS kini terus menjamur di Indonesia, yang teranyar ISIS diduga sudah masuk ke perguruan tinggi salah satunya UIN. Majelis Ulama Indonesia (MUI) pun telah menetapkan gerakan radikal ini sebagai gerakan haram dan tidak berperikemanusiaan.

Sumber; merdeka.com
Jakarta -- Direktur Politik Tim Prabowo - Hatta , Ali Mochtar Ngabalin mengatakan, perjuangan pasangan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa belum selesai meski KPU sudah menetapkan pasangan Joko Widodo - Jusuf Kalla sebagai presiden terpilih. Bahkan, dirinya mendesak Tuhan untuk berpihak kepada pasangan capres-cawapres nomor urut satu tersebut.

"Perjuangan yang kita lakukan tidak berhenti sampai di sini dan kita mendesak Allah SWT berpihak kepada kebenaran, berpihak kepada Prabowo - Hatta ," ujar Ngabalin kepada kader dan simpatisan Prabowo - Hatta , Kamis (7/8).

Ucapan Ngabalin tersebut terekam dalam video yang diunggah ke Youtube. Video berdurasi 6 menit 38 detik tersebut direkam saat halal bihalal yang diadakan tim Prabowo - Hatta di Rumah Polonia, Minggu (3/8).

Ucapan Ngabalin yang mendesak Tuhan untuk berpihak kepada pasangan Prabowo - Hatta tersebut terdapat di menit ke-3.43. Ucapan politisi Golkar tersebut kemudian mendapat sambutan yang meriah dari kader yang hadir.

Sebelumnya, politisi Gerindra, Nurcahaya Tandang sempat membuat heboh media sosial. Lewat video yang diunggah ke Youtube, dirinya menyebut Prabowo sebagai titisan Allah SWT. Selain itu, dia juga menyebut jika gugatan Prabowo - Hatta ke MK sebagai sebuah jihad.

"Kita tidak mendukung hanya Bapak Prabowo tetapi visi besar Bapak Prabowo sebagai titisan Allah SWT," ujar Nurcahaya

Berikut video pernyataan Ngabalin:

(Sumber: merdeka.com)
Baghdad -- Sejumlah laporan menyebutkan puluhan orang tewas karena serangan udara pada kota Mosul, Irak utara, yang dikuasai pemberontak. Paling tidak 30 orang tewas ketika pesawat tidak berawak menyerang sebuah penjara yang dipakai Daulah Islamiyah (DI) yang sebelumnya disebut ISIS sebagai markas, kata sejumlah sumber.

TV pemerintah Irak mengatakan 60 orang yang diduga anggota milisi tewas, sementara al-Jazeera melaporkan sekitar 70 korban tewas. DI menguasai Mosul bulan Juni, pada permulaan serangan ketika kelompok jihadis dan pemberontak sekutu Sunni tersebut merebut wilayah Irak utara dan barat.

Pasukan Kurdi Peshmerga juga dilaporkan menembaki bagian timur Mosul hari Rabu 6 Agustus. Sebelumnya, komandan Peshmerga memperingatkan 50.000 anggota kelompok minoritas keagamaan Yazidi terjebak di pegunungan di bagian barat akan meninggal jika tidak segera diselamatkan.

Kelompok Yazidi melarikan diri ke pegunungan dengan membawa sedikit air dan makanan karena pejuang DI -yang sebelumnya dikenal dengan nama Negara Islam di Irak dan Levant (ISIS) - menyerang kota Sinjar pada akhir minggu.

Komandan Peshmerga, Jabbar Yawar, mengatakan banyak orang telah tewas, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Sumber; tribunnews
Sidoarjo - Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sidoarjo akan membubarkan paksa pembaiatan anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Pembaiatan anggota ISIS tersebut kabarnya akan dilakukan di Masjid Hibaturrahman Balongbendo 17 Agustus mendatang.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sidoarjo Slamet Budiono mengatakan, apabila aparat kepolisian dan TNI tidak bisa bertindak tegas atau lamban dalam menangani pembaiatan pengikut ISIS di wilayahnya, maka pihaknya akan membubarkan secara paksa pembaiatan tersebut.

"Jika tidak ada tindakan dari pihak kepolisian dan TNI, serta masih melakukan pembaiatan, kami akan bubarkan paksa dengan cara kita sendiri, nanum tetap izin pihak kepolisian," ujar Slamet Budiono saat ditemui wartawan di halaman Mapolres Sidoarjo, Rabu (6/8/2014)

Banser Sidoarjo menurut Slamet, menolak secara tegas adanya pembaiatan pengikut ISIS, sehingga dia menganggap butuh penanganan solusi solutif untuk mencegahnya.

Dengan merebaknya kabar pembaiatan tersebut, Banser jelas Slamet tidak akan tinggal diam. Jajaran pengurus cabang hingga ranting akan dikerahkan untuk mengawasi kegiatan pengikut ISIS di wilayah Kecamatan Balongbendo Sidoarjo.

"Kami lakukan pemantauan atau patroli tiap waktu. Jika ditemukan ada pendatang yang mencurigakan akan kami laporkan ke pihak kepolisian karena kegiatan ini sangat meresahkan masyarakat," ungkap Slamet.

Slamet Budiono menambahkan, di daerah Kecamatan Balongbendo terdapat 3 kelompok yang dapat menjadikan penyokong pembaiatan tersebut. Diantaranya daerah penambangan Balongbendo yang disinyalir menjadi markas Jaringan Islam Liberal (JIL).

(sumber: detik.com)
Copyright © Suara Muslim Publisher By Free Templates